ahirnya setelah menunggu berbulan – bulan cerpenku dimuat juga. Aku seneng BGTZ….dimuat di LONTAR (TABLOID DI TEMANGGUNG )edisi JULI 2009 EMAIL: lontar_tmg@yahoo.co.id
“Beb…tugasnya udah di up-load belum ?”tanya Samantha kepada Reno .
“ kalo udah selesai aku gak akan sesibuk ini kali.”katanya judes.
“kamu kenapa sih judes gitu.”
“pikir sendiri …nih.” menyerahkan flasdisk milik Samantha.
Samantha masih terduduk disamping cowok itu. Dia sedih karena selama 1 bulan pacaran belum pernah cowoknya marah seperti ini. Ia memandanginya sambil memikirkan sesuatu” apa salahku…apa salahku”. Cowok itu masih diam, serius dan melanjutkan mengetik.
Kelompok 5:
1.Pasha
2.Qikan Dewi
3. Reno Adi Tama
4.Riska Julian Putri
5. Raditya
“Kalo pengen tau salahmu…buka tu flasdisk.” Katanya penuh tekanan.
Samantha tampak terkejut backgroundnya adalah fotonya bersama Julio 6 bulan yang lalu sedang naik motor, danketawa –ketawa di tengah pesta.Samantha terkejut ia tak pernah menfoto kejadian itu apalagi menyimpanya. Pasti ada orang yang benci ma hubungannya dengan Reno . Reno berjalan ke arahnya.
“Masih ngelak…ternyata cinta dalam hatimu yang bertahun tahun itu Julio itu bukan aku, pantesan cxu gak pernah mau cerita tentang masa lalu kamu.” Amarahnya benar benar memuncak.
Reno menarik Sem nama panggilan Samantha ke belakang kursi dan menyuruhnya duduk diapun kemudian duduk agar tidak mengganggu anak lain. Suaranya pelan tapi penuh tekanan. Sem tetap diam ia memang pernah jalan bareng dengan Julio tapi bukan untuk seperti yang dipikirkan Reno .
“ini emang aku tapi tolong denger penjelasan aku.”
“gak perlu ada yang dijelasin mulai sekarang kita PUTUS…….” Kata Reno sambil beranjak.
“ Reno dengerin aku dulu…oke kita putus kalo itu mau kamu, tapi aku gak mau ngakuin perbuatan yang gak pernah aku lakuin.” Kata Sem menahan air matanya.
Reno kembali duduk dan mencoba mendengarkan kata demi kata dari Sem.
“Ini emang aku ma Julio 6 bulan lalu.”foto itu masih bertengger di monitor.
“Kamu tau saat itu kita mau apa? Julio ngajak aku ke ulang tahun pacarnya karna dia pikir aku sahabatnya yang baik….denger Ren SAHABAT. Dia bilang aku sahabat terbaiknya padahal kamu tau saat itu aku memendam perasaan itu pada Julio, apa kamu tega Ren…menolak ajakan orang seperti Julio…dia sakit Ren dia selalu kesepian, dia gak punya teman.” katanya sambil menatap Reno dalam , mencari pengertian.
“dan aku gak tau siapa yang menfoto kejadian itu……..aku hanya menghadiri ulang tahun pacarnya Ren… gak lebih.”
“Tapi kamu menikmatinya kan .” Kata Reno.
“Ren tolong ngerti aku….Julio masa lalu aku, dan sekarang yang ada di hatiku cuma kamu.”
“bulshit………..”jawab Reno kesal.
“Tolong ngerti aku……semua orang punya masa lalu termasuk aku dan kamu. Kamu pikir aku gak cemburu saat kamu selalu bersama-sama dengan Riska, selalu satu kelompok, selalu jalan bareng meski dengan alasan untuk belajar kelompok. aku rela Ren …rela dengan semua itu. Dan kamu tau siapa orang yang dulu sms san , chattingan ma kamu yang sampai sekarang masih kamu simpen, filenya gak pernah kamu hapus karna katamu dia bener bener perpeck,… karna dia yang selalu di hati kamu sebelum aku , kamu tau siapa dia tau …itu Riska Ren…Riska .”
Reno tercengang orang yang dulu itu adalah RISKA orang yang mencuri hatinya sebelum Sem. Diam diam dia juga suka dengan Riska….kalo saat itu dia tau teman chattingan dan sms an itu Riska , pasti mereka sudah pacaran.
“gak mungkin.” Reno tak percaya.
“terserah kamu mau percaya atau enggak yang penting aku udah ngomong….dan satu hal yang harus kamu tau , aku yang harusnya marah bukan kamu….karna kamu tau sekarang gimana keadaan Julio….umurnya udah gak lama lagi Ren dia udah gak ada harapan… kamu gak pantas cemburu ma dia karna sampai sekarang Julio masih menganggapku teman gak lebih. Dia sekarang juga jauh , dia di Bandung …aku gak pernah ketemu dia .” Sem tak kuasa menahan air matanya.
“Sekarang kamu punya kesempaan …kesempatan untuk mengulangi cinta kamu bersama Riska, gak usah kamu pikirin aku karma cinta kamu yang sebenarnya bukan aku ….tapi Riska, dari dulu aku udah bilangkan kalo aku gak pantas buat kamu. Ada yang lebih baik dari aku dan dia adalah Riska…orang yang selalu nemenin kamu buat belajar bareng, orang yang selalu nyejukin hati kamu, perfeck. Sekarang terserah kamu….dan satu hal aku gak pernah menfoto kejadian itu apalagi menyimpanya.”
Reno diam entah apa yang dipikirkanya , Sem beranjak mengambil flasdisk nya mematikan computer , mengemasi bukunya dan berjalan keluar, ini udah jam pulang tapi anak0anak saja yang masih betah tinggal di lab..
Hembusan angin yang menusuk tulang tidak ia hiraukan , Petir yang menyambar –nyambar tak membuatnya takut, setelah memakai sepatu ia menerjang hujan yang belum juga reda. Ia menatap selokan yang gemuruh oleh air hujan, taman yang yang tak mampu menyerap air dan lapangan basket yang harus dilaluinya seperti lautan .
Sementara itu diruang kelas ….
“ Reno maafin aku…sebenarnya yang menfoto kejadian itu aku , dan yang menyimpanya juga aku , karna aku gak mau liat Sem yang bukan siapa –siapa itu jadi pacar kamu, tapi sekarang aku tau…kalian emang gak bias dipisahin. Kejar Samantha…Ren dia gak salah.” Riska bercerita sambil menunduk.
“kamu….”bibir Reno kelu dia tak bisa berkata apa-apa lagi. Ia gak nyangka Riska berbuat se nekat itu. Tanpa pikir panjang dia berlari keluar, mengejar Samantha yang masih berjalan pelan sambil menendangi air yang tak juga berkurang , menangis, hancur , meratapi segala kekalahannya di tengah lapangan .
“BEB…………..”suara Reno terdengar sangat keras , anak-anak dan guru –guru kaget dan ikut-ikutan berlari keluar.
Reno berlari mengejar Samantha…tanpa membawa payung , tanpa memakai sepatu, ia tak peduli akan hujan.Ia menarik tangan Samantha yang terasa perih ketika ia menatap matanya.
Maafkanaku Sem ….maafin aku…..aku benar-benar gak bias jauh dari kamu. Kiranya itulah sesuatu yang ingin diucapkan Reno tapi tak bisa. Ia hanya diam meyakinkan hati Samantha lewat matanya. Hatinya perih ketika melihat Samantha tetap diam dan air matanya semakin deras , matanya sembam, dan mencoba untuk berpaling. Melepaskan geggaman Reno .
“ Sem maafin aku….” Reno kembali meraih tangan Samantha, ia terjatuh karna Samantha menghempaskan tangannya. Reno berusaha meraih kedua tangan Samantha.
Reno membelakangi orang –orang penghuni lab yang terkesima melihat adegan itu.
“oh…so sweeeeeeet.” salah satu anak memberi komentar.
“mau….”suara itu terdengar lagi sampai berulang ulang.
Samantha jadi tambah marah, mengapa Reno mesti memohonya sampai seperti ini. Mengapa ada orang-orang itu.
“ Reno berdiri gak.” sifat judes Samantha kembali terlihat, sambil melepaskan genggaman Reno yang terlalu kuat.
“ngapain sih ujan-ujanan kaya gak ada kerjaan aja.”
“Kamu maafin aku beb….”kata Reno sambil berdiri.
“GAK…” Kata Sem judes .
Tapi ia tak bisa untuk tidak memaafkan Reno , ketika melihat perjuanganya, melihat tatapanya yang penuh dengan permohonan, Ketika tangan Reno menyentuh pipinya menghapus airmatanya.
“I can’t stoping loving you beb…”kata Reno pelan.
“basi….” Sem ingin tersenyum tapi egonya terlalu besar untuk mengatakan bahwa dia juga tak bisa jauh dari orang didepanya…Cinta Pertamanya. Mendengar jawaban itu kening Reno berkerut. Tapi sedetik kemudian….
“I’m yours, whatever happened, couse you are myheart” Samantha dan Reno tersenyum, senyum yang tak pernah terlupakan : smile in the rain.
Reno mnggandeng tangan Samantaha menuju ke lab, sementara orang-orang disana bersuat- suit.
“cie…cie…”
“suit…suit…”
“Romantis…!!! mau dong.”
Reno memakaikan jaketnya pada Samantha yang kedinginan di teras lab, Setelah itu hujan reda dan matahari muncul lagi dan perlahan terasa hangat.
“beb…kamu pasti baca cerpen aku ya, gak mungkin kau seromantis ini.” Kata Samantha saat Reno memekai sepatu.
“enggak….”tolak Reno .
“bohong…”
“Beneran….”
“bohong….”
Reno dan Samantha malah debat. Sementara orang-orang menggoda.
SUSTIYANI
SMKN 2 TEMANGGUNG
